A message from Anonymous


semangat.. kejar terus mimpimu

Hahaha tau aja nih kamu, Anonymous. Terimakasih banyak yaaa! Kamu juga mesti semangat! Jangan berhenti!

Aku janji, setelah semua urusan dan karya-karya selesai, aku akan kembali memainkan puzzle kehidupan milikku sendiri, bersama kalian. Aku nggak ingin kehilangan satu bagian pun. Aku ingin menikmati setiap waktu yang aku punya, hanya bersama kalian. Rumah setelah keluarga, rumah yang paling hangat.. Nah, ayo tetap semangat!! Beberapa langkah lagi! Terus kejar mimpi-mimpi kita sampai dapat, Teman!

Semacam awkward. Multiple exposures.

Untuk Sahabat Berinisial F

31 Maret 1995 - 31 Maret 2012

Hai!
Rasanya sudah cukup lama ya, kita tidak bertukar kabar. Kamu apa kabar sekarang? Semoga baik-baik dan sehat wal afiat diumur kamu yang bertambah tua lebih dulu daripada aku ini. Kamu tau? Aku masih mengingat dengan jelas kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan saat salah satu dari kita berulang tahun. Dulu, setiap kali kamu berulang tahun, kamu selalu menjanjikan traktiran. Dan, saat aku berulang tahun, aku pun begitu. Kita membuat janji satu sama lain, entah itu pergi menonton ataupun sekedar makan bersama.
Sadar tidak, ini adalah tahun ke-4 aku mengucapkan selamat kepadamu. Aku tidak pernah lupa. Berkali-kali aku kehilangan nomormu, bingung harus bagaimana mencarinya. Dulu, kamu mencantumkan nomormu begitu saja di profil facebook. Setiap kali aku membutuhkannya, aku tinggal menyalinnya dari sana. Tapi tahun ini, sudah tidak ada. Aku pikir memang tidak seharusnya dicantumkan disana sih hahaha
Hhhh tapi untungnya, kamu selalu mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Tidak pernah tidak. Terimakasih ya sudah ingat, meskipun entah ingat darimana. Bicara soal tanggal, mungkin ini suatu kebetulan. Aneh memang, tapi kita selalu bertemu untuk menraktir pada tanggal 2 Mei. Kalau aku tebak, kamu sudah pasti tidak ingat. Lucu ya..
Liq, kamu baca title post ini kan? Bagaimana pendapatmu? Haha konyol sekali memang. Aku menuliskan kata “sahabat” untukmu. Aku kira kita benar-benar bersahabat, seperti apa yang kamu katakan hampir 4 tahun yang lalu. Dan, aku sungguhan menganggapmu seperti itu. Meskipun aku sadar kita jarang sekali bertemu apalagi berbagi cerita, tapi itulah kamu dimataku. Aku merasa tidak apa-apa kita tidak melakukan hal-hal seperti itu, yang seharusnya memang dilakukan seperti persahabatan pada umumnya. Kamu sudah cukup baik mengatakan kata “sahabat” pada saat itu. Aku pikir kamu akan mengatakan hal yang lebih buruk lagi, tapi ternyata tidak. Terimakasih ya, sudah menjaga perasaanku waktu itu. Sangat berkesan.
Dan, kali ini aku ingin kamu tau satu hal. Sebenarnya sudah lama aku ingin mengatakan ini, bahwa aku benar benar n-e-g-n-a-k (kamu mengerti kan, jika mengejanya terbalik?) hahaha aku malu. Ah iya, maaf ya aku membuat post-an ini tanpa izin kamu. Dulu, kita bisa surat-suratan. tapi sekarang sudah tidak lagi, itu sebabnya aku membuat postingan ini di tumblr. Aku tidak tahu harus menyampaikan ini semua dengan cara apa selain dengan cara ini. Sungguh, aku memang benar merindukan kamu. Aku hanya ingin kembali berbagi cerita denganmu, aku ingin disemangati lagi seperti 3 tahun yang lalu. Aku ingin bertemu..
Mungkin kapan-kapan kita bisa bertemu ya. Nah, sekarang, berhubung kamu sedang ulang tahun, biarkan aku menyusun do’a untukmu. aku harap kamu diberikan berkah dan umur yang panjang. Diberikan kesehatan dan kebahagiaan sampai seterusnya, dikabulkan segala keinginan dan cita-cita yang kamu harapkan, dituntun selalu dalam perjalanan menuju masa depan, dan keluargamu dijaga dari segala mara bahaya dari luar maupun dalam. Semoga kamu sukses dalam segala hal dihidupmu. Kamu memang tidak pernah bercerita apapun lagi. Jadi, aku tidak tau kamu akan mengambil jurusan apa dan berkuliah dimana. Tapi dimanapun itu, semangat terus ya! Kejar mimpi-mimpimu. Dan terakhir, aku minta maaf atas post-an ini. Aku hanya ingin menyampaikan hal-hal yang sudah lama ingin ku sampaikan. Semoga kamu tidak keberatan.

Selamat ulangtahun, Sahabat! Tunggu ya, aku segera menyusul.

"jangan tiba tiba ilang lagi dong, seengganya kalo mau pergi bilang"

mimpi (via ghinagrizani)

"Kupikir kamu itu senja, ternyata kamu terik. Aku tak sanggup lagi mendongakkan kepalaku, namun tetap saja hadirmu kurasa padahal jarak kita sudah sangat jauh."

(via mentegala2t)

Kina dan Calvin

  • Situasi lagi nonton Tv. Tiba tiba ada dialog ini >>
  • Calvin : Ini menyatukan nama kita berdua. Kina,Calvin.
  • Calvin : Navin.
  • -
  • Aku : Eh? *kaget*
  • Mama : Ben! Hahaha Na---
  • Aku : Aaaa Mamaaaaa

"Apa.. Kabar?"

Aku.